Postingan

Menampilkan postingan dengan label Terapi

Brain Gym

Gambar
BRAIN GYM    Anak anda kesulitan berkonsentrasi, susah menangkap pelajaran, sulit membedakan kanan dan kiri, kurang dapat memahami penjelasan orang tua dan guru, cenderung menulis huruf terbalik, tulisan tangan jelek, mudah stress, bingung, kurang percaya diri, selalu menggunakan obat sebagai membantu kecerdasan dalam berpikir? Kesalahan bukan pada anak yang kurang mampu menangkap informasi yang disampaikan, melainkan kurangnya kerjasama antara ketiga dimensi otak. Dimana otak sebagai pusat kegiatan tubuh akan mengaktifkan seluruh organ dan sistem tubuh melalui pesan-pesan yang disampaikan melewati serabut saraf secara sadar maupun tidak sadar.  Dengan bergerak akan dapat membantu mengaktifkan 3 dimendi otak, sehingga otak berfungsi secara optimal. Gerakan Otak ini dikenal dengan istilah Brain Gym (Senam Otak).  Brain Gym tidak terbatas usia, karena belajar juga tidak terbatas usia. Pelajar, Pekerja, Profesional, Ibu rumah tangga, dll.    GERAKAN ADALAH PIN...

Shadow Teacher 1

Gambar
Kasus : Masuk sekolah dasar swasta tahun lalu. Sekolah menerima karena peduli akan Anak Berkebutuhan khusus. Kasus di tahun sebelumnya sekolah sudah menerima ABK Slow Learner dan Autis (dengan Shadow). Tahun kemarin kembali sekolah meneri anak ADHD, kepatuhan belum terbentuk, komunikasi mampu namun tak terarah, kontak mata kurang terbentuk dengan baik, perilaku tidak bisa duduk diam, menulis cukup paham dan mau melakukan walau sesekali, guru cukup kewalahan dengan perilaku anak. Lapor ke orang tua untuk dibantu dengan Shadow. Orang tua berharap penuh akan Shadow bilamana sudah berjalan di sekolah untuk perilaku anak membaik. Namun di rumah, anak tidak dibekali hal-hal yang menunjang kekurangan dan kelemahannya terutama di dalam perilaku. Diet makanan pun tidak.  Setelah dicari tau, kondisi orang tua berpisah, dan sama-sama mencari kesibukan masing-masing. Dan segala kebutuhan fisik anak dipenuhi. Tapi untuk kebutuhan perilaku anak dibiarkan saja, bahkan hanya ditaruh di...

Shadow 2

Gambar
SHADDOW TEACHER Melepas anak di sekolah reguler tanpa Shadow memang agak susah, mengingat dalam tiap tumbuh kembangnya selalu ada masalah dalam kemampuan anak. Namun, bila orang tua mulai berani mencoba mengambil langkah ini, perlu dapat respon positif terutama di dalam mengambil keputusan. Langkah - langkah yang perlu dipersiapkan sebelum Shadow lepas dari anak adalah... 1. Shadow mencatat kelemahan anak di kelas, misalnya menjawab bersama-sama, atau maju ke depan mengumpulkan tugas, dll. Tujuannya dicatat untuk mengajarkan kembali dalam sessi terapi atau di rumah tentang kelemahan tersebut. 2. Bekerjasama dengan guru dan mengajari guru untuk bagaimana tehnik-tehnik mengatasi anak dan kemudian melaporkan kelemahan-kelemahan anak untuk dilatihkan di rumah atau sessi terapi. 3. Bila mulai melepas, jangan langsung dilepas begitu saja seandainya ada Shadow di dalam kelas sebelumnya. Namun Minggu demi Minggu dikurangi secara perlahan sampai tidak menggunakan Shadow sama sekali. Bila mulai ...

Volume Meter

Gambar
Volume meter Fungsi : 1. Melatih anak mengontrol suara  2. Melatih pemahaman anak tentang memproduksi suara 3. Melatih pemahaman anak kapan dan dimana menggunakannya dengan tepat 4. Melatih kemampuan berintonasi Prasyarat :  1. Anak memiliki kemampuan Imitasi/meniru 2. Anak mampu melabel gambar atau tempat 3. Mampu bernyanyi sederhana 4. Anaj mampu mengembangkan Spontanitas Cara :  1. Latih Imitasi huruf Vokal dengan tanpa suara, berbisik, suara bicara, agak keras dan teriak 2. Biasanya anak memahami suara ini dihubungkan dengan Volume audio di Mobil atau remote televisi. Sehingga pahamkan anak kapan menggunakan Volume 1, 2, 3, 4, atau 5 3. Beri pemahaman tentang melabel tempat 4. Beri pemahaman memadukan dan mengkoordinasikan suara dengan tempat dengan mematchingkan seperti gambar di bawah ini.  Di tempat ibadah - Volume 1 atau 2 Di taman bermain - volume 3, 4 atau 5 Di lapangan atau pantai - Volume 5 Dst 5. Beri pemahaman utk anak jika anak sedang membicarakan tent...

Peran Saudara Kandung pada Individu Berkebutuhan Khusus

Gambar
PERAN SAUDARA KANDUNG PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Peran saudara sekandung dalam proses meningkatkan kemampuan anak berkebutuhan khusus dalam hal bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain di luar anggota keluarga   PENTING.  Mengapa ? Karena saudara sekandung adalah orang yang paling dekat dan sering melakukan kegiatan bersama serta yang paling mengetahui apa yang telah terjadi pada anak berrkebutuhan khusus.  Jadi saudara sekandung adalah orang yang paling tepat dalam membantu proses belajar.   Peran saudara sekandung 1. Diharapkan mengganti fungsi orang tua  2. Faktor Usia  Kehadiran  anak berkebutuhan khusus  3. Mempengaruhi  kehidupan seluruh anggota keluarga yang lainnya (termasuk ortu dan saudara sekandung) 4. Melibatkan ikatan fisik dan emosional  (sepanjang kehidupan mereka) 5. Hubungan Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus lebih sebentar disbanding hubungan dengan saudara sekandungnya yang relative lebih lama, kare...

Disiplin

Gambar
Membuat kesalahan adalah bagian dari menjadi orang tua dan disiplin adalah dimana saja kita dapat sering2 tergelincir. Disiplin adalah salah satu tugas parenting yang paling menakutkan.  Untuk dapat melakukannya dengan baik kita harus menjadikannya : Jelas, masuk akal dan tidak bisa ditawar, meskipun saat itu kita merasa : marah, frustasi, atau malu. Memang benar disiplin itu berat. Apakah anak berkebutuhan khusus perlu juga disiplin? Saat kita memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK), mungkin kita akan bertanya-tanya,"Apakah anakku bisa melakukan hal tersebut?", termasuk dalam hal disiplin, mungkin kita akan memberikan lebih banyak 'keringanan' karena khawatir ABK kita tidak mampu melakukan suatu hal dengan disiplin. Lalu pertanyaannya adalah apakah ABK bisa didisiplinkan? Jika kita berpikir bahwa anak abk tidak bisa disiplin, ini seperti mengatakan pada mereka,"Aku tidak percaya kamu bisa belajar.", Dan jika kamu tidak percaya, bagaimana anak tersebut bisa ...

Tahapan Perkembangan Anak

Gambar
Tahap – Tahap Perkembangan Anak Mengetahui tahap-tahap perkembangan anak akan memudahkan kita memahami anak dan mencegah stress dalam usaha mendidik anak. Meskipun setiap anak itu unik dan situasi menghadapi anak tidak terduga, tip secara umum di bawah ini sangat membantu  Bayi (0-6 bulan) Bayi baru lahir hanya bisa menangis untuk berkomunikasi.Untuk itu SANGAT TIDAK DISARANKAN membiarkan bayi baru lahir menangis terus menerus hingga stress tanpa penanganan dengan segera. Mungkin kita bermaksud agar bayi tidak manja. Bila kita tidak mempunyai pengetahuan pendidikan anak, kita tidak mengerti bahwa bayi lahir masih sangat bergantung total kepada orang tuanya. Dia tidak mampu melakukan apapun untuk dirinya sendiri. Jadi dia bukan manja.  Perkembangan Kognitif (0 – 6 bulan)  • Menggunakan ke 5 panca inderanya untuk mengenali lingkungan sekitarnya.  • Mengenal suara orang terdekatnya, menyukai mainan-mainan berwarna cerah. • Meraba wajah kita bila kita mendeka...

Penanganan pada Autisme

Gambar
Penanganan Autis : Diagnosa Dini = Penanganan Dini    Bila mendapati ciri-ciri yang telah disebutkan sebelumnya, maka segeralah konsultasikan kepada ahlinya.  Deteksi awal mengenai kondisi anak didapat dari berbagai pihak : Guru, Orang tua dan masyarakat.  Kemudian harus segera dikonsultasikan untuk mendapatkan diagnosa, Kemana? --- Psikolog anak, psikiater, dokter anak yang mengerti dan memahami tentang Autis.  Setelah mendapatkan diagnosa, maka langkah berikutnya membawa anak untuk memulai masuk ke langkah pendidikan.  Pendidikan :  A. TERAPI.  Terapi diberikan sesuai dengan tingkat kebutuhan anak.  Beberapa jenis Terapi untuk penyandang Autisme :  1. Terapi Biomedis 2. Diet  3. ABA (Applied Behavior Analysis) 4. Okupasi 5. Sensori Integrasi 6. Pendekatan Floor Time, dll Berikan dan lakukan terapi sedini mungkin. Kerjasama antara Dokter, Terapis dan Orang Tua sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak. Khususnya dalam perilaku. B...

Bagaimana Berinteraksi dengan penyandang Autisme

Gambar
Mengetahui bahasa yang kita gunakan pada penyandang Autisme  mengetahui seberapa banyak bahasa yang anak autis pahami tidaklah mudah. seringkali kita orang-orang yang hidup dan berinteraksi dengan anak-anak autis berekspektasi terlalu tinggi tentang seberapa banyak bahasa yang dipahami anak sehingga mereka melakukan hal-hal yang terlalu rumit.  jika kita ingin membantu anak, kita perlu menyesuaikan penggunaan bahasa kita dengan kemampuan anak.  1. Pastikan anak memperhatikan saat kita berbicara padanya. Seringkali ketika kita mulai berbicara pada penyandang autis, dia tidak memperhatikan, dan banyak dari kita menyangka bahwa hal tersebut berkaitan dengan gangguan pendengaran.  mendengarkan seseoang biasanya berkaitan dengan mengubah perhatian dari satu hal ke hal yang lain, yang sulit dilakukan oleh anak autis.  2. Perlu juga membiasakan diri menggunakan namanya di awal kalimat,bukan di akhir kalimat. Misalnya "Riska, ambil jaket lalu pakai", bukan "ämbil jaket ...

Nama-nama Hari

Gambar
Mengajar hari pada anak.  Prasayarat :  1. Kontak mata 2. Kepatuhan 3. Anak dapat melihat kata (belum tahap membaca..tetapi menghafal)  4. Anak dapat Matching/menyamakan Kartu nama-nama hari. Bisa membuat sendiri.  Warna dibedakan supaya anak hapal dahulu dan paham, kemudian baru anak melihat bentuk tulisan, lalu bila sudah baru bisa diganti ke warna dasar putih beserta tulisan panjang dari karton. untuk pengembangan masuk jadwal kegiatan selanjutnya. Pengembangan program : 1. Pemahaman Nama2 hari, 2. Konsep Hari (Besok, kemarin, lusa pada nama2 hari)  3. Melihat kalender 4. Paham tanggal dan waktu. 5. Rayakan keberhasilan RT

Kegiatan seputar di rumah

Gambar
KEGIATAN SEPUTAR DI RUMAH • Menggambar Bebas • Main puzzle dari sederhana sampai tingkat tinggi • Mencari jalan keluar dari Labirin • Melihat album lama dan bercerita sederhana • Menonton film • Membuat gambar dengan bantuan penggaris yang tengahnya ada berbagai bentuk • Bermain Puzzle bentuk-bentuk geometri • Mewarnai berbagai bentuk geometri dengan spidol, krayon, cat air, dll • Bercerita lewat gambar yag ada di hadapannya • Bermain Balok-balokan • Membaca • Menulis kreatif seperti buku harian • Mengobrol dan mendengarkan obrolan orang lain • Sering bertanya • Menceritakan kembali suatu peristiwa • Memahami isi pembicaraan dengan cepat • Mengajak ke toko buku • Belajar Komputer • Mendalami suatu bacaan dengan 5 W dan 1 H (siapa, dimana, dengan apa, mengapa, apa, bagaimana) • Mengajari anak menyusun urutan kegiatan melalui permainan kartu • Mengajari anak menyusun urutan kegiatan dalam barisan kalimat • Mengajari anak menyusun resep untuk makanan favoritnya • Mengajari anak menyusun k...

Memulai Berbahasa

Gambar
PRASYARAT UNTUK MEMULAI BELAJAR BERBAHASA PRASYARAT UNTUK MEMULAI BELAJAR BERBAHASA Anak harus belajar banyak bahasa perilaku sebelum memulai berbicara. Perilaku – perilaku tersebut dibagi dalam: 1.      Kemampuan Dasar: meliputi mengajar anak untuk MELIHAT (Kontak mata), MENDENGAR dan MENIRUKAN (Mengcopy). Anak dikatakan  sudah dapat melakukan hal tsb, kalau dia mulai dapat mengerti apa yang dia dengar dan lihat, serta melakukannya , maka anak telah mengalami perkembangan bahasa reseptif. 2.      Dapat mengeluarkan suara-suara atau kata. 3.      Bahasa Reseptif: dapat melakukan beberapa jumlah ketrampilan yang berbeda. Memahami bahasa dan memperhatikan , mis,menghentikan  aktifitas untuk melihat pada orang yang berbicara. Mendengar, mis, menyadari bahwa apabila ada suara ketukan pintu ,ada seseorang yang ingin masuk. Mengerti nama-nama orang,tempat dan benda-benda. Dapat mengingat dan mengikuti perintah. Ingatlah………… Jangan mengang...

Kemandirian

Gambar
5 Hal menuju kemandirian 5 Hal yang perlu diajarkan pada Para Spesial kita agar dapat mandiri : 1. Kebersihan diri  2. Mengenali makanan sehat  3. Mempelajari Norma dan Nilai Masyarakat  4. Sosialisasi  5. Pendidikan Kognitif 1. Kebersihan diri Mandi sendiri, berpakaian sendiri, makan sendiri, kebersihan tubuh, cara menggososk gigi, cara menggosok badan dengan sabun, membilasnya dengan air, membersihkan telinga, memotong kuku, masuk rumah kaki harus bersih, menyapu, mencuci baju, mencuci piring, dll 2. Mengenali makanan sehat Membedakan makanan cepat saji dan makanan dengan memasak sendiri, mengajari memasak, mencuci sayuran dan ikan, menanak nasi, perbanyak membaca buku tentunya sdh dengan pemahaman, visualkan, ajak ke pasar, memilih bahan yang segar, dll 3. Mempelajari Norma dan Nilai Masyarakat Mengajari sopan santun dalam bertamu, membedakan kepemilikan (milik siapa, rumah siapa, benda siapa, dll) tata cara bertamu, pemahaman tentang menghargai, pembedaan anak ke...

Sadar Kamera

Gambar
Mengajar anak sadar kamera 1. Melatih kemampuan kontak mata     Anak melihat ke arah kamera dengan fokus 2. Melatih kemampuan meniru (khususnya tersenyum)     Anak mampu meniru gerakan senyum ketika mau di foto 3. Melatih kemampuan perintah 1 tahap "Senyum"      Anak memahami ketika diperintah dan melakukan dengan baik 4. Paham kamera dan fungsinya     Identifikasi benda kamera dan fungsinya dengan menjelaskan ekspresi tiap gambar yang diambil 5. Paham urutan hitungan     Anak memahami kapan dia mulai harus fokus dan tersenyum dengan urutan hitungan.  6. Biasakan / latih anak dengan cahaya Blitz, Karena  beberapa anak menolak Blitz dengan alasan silau dan juga bikin kaget.  Selamat ber-ekspresi. RT

Pendidikan Seks

Pendidikan Seks kepada anak dimulai dari sejak usia 3 - 4 tahun.  1. Pisahkan tempat tidur anak dengan orang tua, jangan jadi satu.  2. Saat anak BAK/BAB mulai kenalkan haru di dalam Toilet...kalau di mall sesuai toilet masing-masing. Anak Laki-laki dengan ayahnya, anak perempuan dengan ibunya.  3. Boleh cium saat-saat tertentu. Pada saat pagi hari atau saat tidur, jangan sampai terjadi Obsesi. 4. Persiapkan Gambar Visualisasi dan Perkenalkan sejak dini untuk Mimpi Basah pada anak laki-laki (gambar ada di Buletin LRD....no berapa maaf lupa). 5. Untuk anak perempuan kenalkan Bikini atau Pakaian Renang..bahwa area Pakaian renang itu adalah area yang sangat riskan yang hanya boleh disentuh oleh dokter bila sakit.  6. Pemahaman akan fungsi-fungsi setiap Organ.  7. Memberi pemahaman akan rasa Malu. 8. Latih Urutan Mandi di dalam kamar mandi, bahwa mulai dari kegiatan lepas baju, mandi, sampai pakai baju kembali semua dilakukan di dalam kamar mandi. 9. demikian juga s...

Kognitif (Milestone)

Gambar
Kognitif adalah proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan syaraf pada waktu manusia sedang berpikir. Kemampuan kognitif ini berkembang secara bertahap, sejalan dengan perkembangan fisik dan syaraf-syaraf yang berada di pusat susunan syaraf. Salah satu teori yang berpengaruh dalam menjelaskan perkembangan kognitif ini adalah teori Piaget. Jean Piaget, yang hidup dari tahun 1896 sampai tahun 1980, adalah seorang ahli biologi dan psikologi berkebangsaan Swiss. Ia merupakan salah seorang yang merumuskan teori yang dapat menjelaskan fase-fase perkembangan kognitif. Teori ini dibangun berdasarkan dua sudut pandang yang disebut sudut pandang aliran struktural (structuralism) dan aliran konstruktif (constructivism). Aliran struktural yang mewarnai teori Piaget dapat dilihat dari pandangannya tentang inteligensi yang berkembang melalui serangkaian tahap perkembangan yang ditandai oleh perkembangan PROGRAM KEMAMPUAN KOGNITIF 1. Menirukan kata-kata dan perbuatan orang dewasa 2. B...

Kepatuhan

Gambar
KEPATUHAN Objektif 1. Untuk mengajar anak bagaimana mengikuti instruksi yang disertai gerak tubuh untuk memudahkan anak mengerti. Tujuannya untuk meningkatkan kemauan untuk patuh terhadap perintah sederhana yang dapat dimengerti anak. 2. Item-itemnya : - Kesini - Duduk - Berdiri - Tangan dilipat - Mengambil benda –benda - Menunggu - Perintah-perintah lain Prosedur Program kepatuhan adalah dasar untuk memudahkan anak dapat sukses untuk mengikuti perintah dengan perlahan-lahan perintah ditingkatkan. Awalnya  anak hanya diminta untuk menyelesaikan tugas-tugas yang benar-benar disukai. Mis, Anak diminta untuk makan sebuah snack, bermain dengan sebuah mainan yang disukainya, atau bahkan benda penyebab dia stimulasi. Beberapa instruksi dapat dengan senang hati mendatangkan kepatuhan, dengan demikian ciptakan sebuah kesempatan agar anak mendapat imbalan setelah diberi instruksi. Perlahan-lahan instruksi-instruksi menjadi lebih sedikit kurang menyenangkan sambil terus memelihara imbalan ya...

Membawa air dalam nampan

Gambar
Membawa air pada nampan Tujuan :  1. Melatih konsentrasi : pada air di dalam gelas supaya tidak tumpah 2. Melatih fokus : tetap pada jalan yang harus dilalui 3. Melatih kontrol diri dan kesabaran : jalan pelan-pelan ketika jumlah gelas ditingkatkan dan volume air diperbanyak 4. Melatih motorik halus : kekuatan jari dalam membawa nampan berisi gelas dan air yang penuh 5. Melatih pemecahan masalah /problem solving : ketika gelas tersebut sedikit miring maka anak harus berhenti untuk memperbaiki posisi atau mencari solusi lain supaya tidak tumpah.  Kemampuan ini meliputi pemahaman yang cukup baik, jumlah gelas bisa ditingkatkan bila anak mampu dengan tujuan mengontrol gerakan, volume air juga diperbanyak dengan tujuan anak paham dan harus berhati-hati...sesekali boleh diberi di luar batas kemampuan anak, untuk mengajarkan cara bertanggung jawab. Dalam arti bila tumpah, maka anak harus membersihkan tumpahannya, dan juga anak tau sampai batas mana ia mampu. Fokus jalan juga bisa di...

Berkumpul

Gambar
BERKUMPUL Kemampuan : Mengenal kebiasaan di dalam keluarga.   Kebiasaan dalam keluarga perlu dipahamkan kepada setiap anak. Karena di dalam tumbuh kembang anak karakter dibentuk dari keluarga dan rutinitas sehari-harinya. Melatih kebiasaan atau rutinitas pada anak berkebutuhan khusus juga sangat penting. Dibutuhkan kerjasama dalam keluarga inti, mengingat memberi pemahaman pada anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah. Kesatuan hati antara suami dan istri merupakan tonggak kemampuan anak. Hal ini dapat dimulai dengan :  1. Kepatuhan 2. Pemahaman perintah sederhana 3. Kontrol diri 4. Kemandirian 5. Spontanitas 6. Kemampuan bercerita 7. Kemampuan mengemukakan pendapat 8. Pemahaman aturan 9. Tepat waktu 10. Emosi (apa yang dirasakan) Adapun kebiasaan-kebiasaan dalam keluarga  itu meliputi :  1. Makan bersama 2. Rekreasi 3. Bermain bersama 4. Nonton TV atau Bioskop 5. Berdiskusi 6. Jalan-jalan ke mall 7. Dll.  Bagaimana memahamkan anak berkebutuhan khusus terhad...

Motorik Kasar

Gambar
Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar, sebagaian besar atau seluruh anggota tubuh, yang dipengaruhi oleh usia, berat badan dan perkembangan anak secara fisik. Contoh kemampuan motorik kasar adalah menendang, duduk, berdiri, berjalan berlari, dan naik turun naik tangga Keterampilan motorik kasar melibatkan koordinasi kelompok otot besar di tubuh, untuk melakukan gerakan, seperti merangkak, duduk tegak, berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan melempar bola. Perkembangan kemampuan itu tergandung kepada kekuatan otot dan perkembangan saraf anak. Keterampilan motorik kasar diperlukan sejak bayi, sebagai bagian dari tumbuh kembangnya, dan akan semakin berkembang seiring pertambahan usianya. Meskipun demikian, tahapan perkembangan motorik berbeda pada setiap anak. Keterampilan motorik kasar hanya salah satu segi perkembangan anak, masih ada perkembangan bahasa dan sosial. Karena itu, orang tua perlu paham tahapan perkembangan motorik anak. Memaksakan anak bisa ...