Anak dan Aman
"Praaang" Suara benda pecah segera disusul oleh suara tangisan keras seorang anak berusia 2 tahun. Mama segera berlari menuju sumber suara begitu barang pecah yang terdengar begitu keras dan mendapati anaknya sedang menangis dengan tangan berdarah. Kejadian ini pernah bahkan sering sekali dialami oleh anak-anak kita, walaupun mungkin menurut kita aman. Pastikan kondisi aman di dalam rumah ketika ada anak-anak kita, walaupun tidak semuanya namun kita bisa meminimalkan kejadian-kejadian. 1. Jangan pernah meremehkan anak. mungkin kita anggap anak kita belum mampu karena masih kecil. namun ada baiknya kita melihat dan mengobservasi kemampuan anak ketika anak dalam tahap bermain. apakah anak sudah dapat melakukan gerakan seperti membuka selot pintu, atau memegang benda-benda berbahaya walaupun itu hanya pisau mainan kita coba melihat cara anak memegangnya. 2. Dampingi Jangan pernah meninggalkan anak kita sendirian tanpa pengawasan orang dewasa. Benda apa s...