Postingan

Pola Makan pada Autisme

Gambar
Untuk diketahui  85 % orang tua melakukan Diet terhadap putra putrinya yang menyandang Autisme. Bahkan penyandang autisme dewasa pun masih juga menjalankan dietnya walaupun kemampuan komunikasi, interaksinya berkembang. Namun ada juga yang masih belum menjalankan diet dengan berbagai alasan. Namun perlu kita ketahui, hasil dari anak menjalankan diet lebih terlihat khususnya di dalam perilaku.  Mengapa Diet?  1. Gangguan Pencernaan (Sulit buang Air besar, diare, bentuk tinja yang tidak bagus, frekuensinya)  2. Gangguan kesehatan yang terus menerus (batuk, pilek, radang tenggorokan, jamur di mulut, dll) 3. Gangguan konsentrasi 4. Gangguan perilaku (kepatuhan, kehidupan sosial)  5. Ada riwayat Alergi  6. Untuk kesehatan (orang normal dewasa pun juga menjalankan diet untuk menghindari dari penyakit yang berbahaya seperti diabet, asam urat, kolesterol, dll)  Gluten : tepung terigu dan turunannya (biskuit, mie, roti, dll) Dapat ditemukan pada : gandum, rye, ...

Kenali Dekati Ajari

Gambar
Bagaimana sikap kita ketika kita melihat teman kita, tetangga kita, saudara kita yang menyandang Autis ? 1. Kenali     - Kenali ciri-cirinya (sudah kita bahas dalam gejala, ciri-ciri Autis)     - Kenali Perilaku dan emosinya       A. apakah anak tersebut memahami perintah kompleks atau perintah sederhana?        B. Bagaimana bila Marah/Tantrum (apakah menyakiti diri sendiri atau menangis?) tanyakan dan gali informasi pada orang tuanya atau orang terdekatnya.      - Kenali makanannya        Adanya hubungan antara gejala autisme dengan makanan yang kita konsumsi telah diketahui beberapa dekade lalu, setelah bertahun-tahun penjelasan ilmiah belum ditemukan. Namun sekarang banyak anak/ penyandang autis sudah menerapkan Diet makanan dan mencoba menciptakan lingkungan yang kondusif bagi mereka.  Diet makanannya adalah : CFGFSF-Casein Free, Gluten Free dan Sugar Free.  (Tidak mengkonsumsi makana...

Ciri - ciri Autisme

Gambar
Ciri-ciri Autis : 1. Cuek 2. Suka menutup telinga dan mata 3. Echolalia 4. Tidak peduli bahaya 5. Motorik kasar dan halus terhambat 6. Menyakiti diri sendiri, Emosi tidak stabil 7. Suka benda bulat dan berputar 8. Ada masalah di Sensori (baju, memilih makanan/ taktile, peraba, pendengar, penglihat, dll) 9. Tidak mau dipeluk/disentuh 10. Tidak ada kontak mata 11. Kalau menginginkan sesuatu dengan memegang tangan orang lain untuk mengarahkan kepada benda yang diinginkan.  12. Sering menangis tanpa sebab, Tertawa tanpa Sebab, bicara Bahasa Planet 13. Tubuh bergerak ke kanan kiri ketika Gelisah 14. Komunikasi Non Verbal..Bicara terlambat 15. Diam saja bila dipukul teman 16. Suka melakukan gerakan berulang-ulang. Misalnya mengumpulkan batu dan melemparkan ke air. 17. Fokus pada apa yang disuka (kalau pelajaran hanya satu bidang saja yang menonjol) 18. Anak Autis itu saklek dengan yang namanya ATURAN. Mereka tidak menger...

Autisme dan penangannya

Gambar
Autisme dan Penanganannya Bila ada 3-4 dalam ciri-ciri perkembangan anak terdapat di dalam ciri-ciri anak Autis maka segeralah berkonsultasi pada ahlinya. Dokter tumbuh kembang Þ Dokter anak masih beberapa dokter saja yang mendalaminya, jangan mengabaikan tanda-tanda. Nah di bawa ke dokter untuk dianogsa awal serta apa saja yang harus orang tua lakukan, apakah membutuhkan terapi di dalam penanganannya. Apakah anak perlu melakukan tes-tes untuk mengetahui prosentase keautistikannya. Kadar logam berat di dalam tubuhnya. Apa perlu dilakukuan diet dll. Syukur-syukur mendapat diagnosis secara dini (2-3 tahun) sehingga untuk tingkat keberhasilannya akan segera tampak bila dilakukan terapi sedini mungkin karena usia balita, batita, dan baduta dikenal sebagai ”The Golden Periode”. Jadi bila anak anda di diagnosa sebagai autis, satu-satunya langkah terbaik adalah menerimanya dengan tulus dan tindakan berikutnya melaksanakan terapi secepat mungkin. JANGAN DITUNDA-TUNDA. Jadi mari kita laksanakan...

Mengajar Pemahaman pada Individu Autisme

Gambar
Pemahaman adalah proses, cara, atau perbuatan mengerti benar, pandai, dan menguasai suatu hal secara mendalam, bukan sekadar mengingat.  Ini mencakup kemampuan menangkap inti, menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, menerjemahkan, menafsirkan, serta menerapkannya dalam situasi.  Dalam pemahaman dibutuhkan aspek kesadaran khususnya dalam berpikir.  Ciri-Ciri dan Aspek Pemahaman: • Lebih Tinggi dari Hafalan: Pemahaman menuntut kemampuan kognitif yang lebih tinggi daripada sekadar mengingat fakta. • Mampu Menjelaskan: Seseorang yang paham dapat memberikan rincian dan penjelasan menggunakan kata-katanya sendiri. • Interpretasi: Kemampuan untuk mengenali ide utama dan menafsirkan informasi. • Ekstrapolasi: Mampu melihat melampaui data, seperti memprediksi konsekuensi atau akibat. • Koneksi: Mampu mengaitkan satu konsep dengan prinsip atau konsep lainnya. Melatih pemahaman pada individu autisme efektif dilakukan melalui pendekatan terstruktur, visual, dan konsisten Gunakan a...

Pengamatan

Gambar
Pengamatan (observasi) adalah kegiatan memperhatikan secara langsung suatu objek, proses secara cermat, sistematis, dan objektif untuk memahami dalam memperoleh data maupun informasi yang akurat.  Dalam pengamatan melibatkan penggunaan indra (penglihatan, pendengaran) dan catatan terstruktur untuk penelitian.  Dalam pengamatan juga memerlukan beberapa kemampuan sederhana yang sudah dikuasai. Misalnya pada:  1. Penglihatan : individu tersebut memerlukan kemampuan fokus objek.  • Jarak dekat maupun jarak jauh  • Mempertahankan dengan waktu • Melibatkan kemampuan berpikir  • Menumbuhkan inisiatif dalam berkomunikasi 2 arah atau lebih 2. Pendengaran : dalam hal ini juga memerlukan fokus suara.  • Menentukan perilaku yang akan muncul (misalnya menutup teliga, membesarkan volume, dll)  • Menumbuhkan inisiatif komunikasi dengan menceritakan bahkan memberi alasan • Melibatkan kemampuan berpikir  Orang yang melakukan pengamatan disebut pengamat. ...

Sosialisasi

Gambar
SOSIALISASI Mei 2018 Manusia adalah makhluk sosial, untuk dapat bertahan hidup. Manusia perlu mensosialisasikan dirinya dengan orang lain mengenai cara hidup, penyesuaian diri agar dapat berfungsi bagi orang lain. Dalam hal ini manusia harus mampu beradaptasi dengan baik terhadap masyarakat sekitar, karena jika tidak maka individu tersebut akan dikucilkan oleh masyarakat. Untuk itu sangat penting bagi kita dalam mempelajai aspek-aspek yang berkaitan langsung dengan proses sosialisasi di ingkungan masyarakat. Perkembangan Sosial manusia memiliki 2 aspek : 1. Proses belajar sosial atau proses sosialisasi. • Sifat ketergantungan manusia dengan manusia yang lain • Sifat adaptabilita dan intelegensi manusia    Proses ini berlangsung secara terus menerus (sepanjang hidup) 2. Proses pembentukan kesetiaan sosial. • Adanya pengaruh dengan proses sosialisasi Dalam proses sosialisasi akan berkembang kesetiaan seseorang terhadap keluarga maupun kelompok atau organisasi tertentu. Kelu...