Pengamatan (observasi) adalah kegiatan memperhatikan secara langsung suatu objek, proses secara cermat, sistematis, dan objektif untuk memahami dalam memperoleh data maupun informasi yang akurat. Dalam pengamatan melibatkan penggunaan indra (penglihatan, pendengaran) dan catatan terstruktur untuk penelitian. Dalam pengamatan juga memerlukan beberapa kemampuan sederhana yang sudah dikuasai. Misalnya pada: 1. Penglihatan : individu tersebut memerlukan kemampuan fokus objek. • Jarak dekat maupun jarak jauh • Mempertahankan dengan waktu • Melibatkan kemampuan berpikir • Menumbuhkan inisiatif dalam berkomunikasi 2 arah atau lebih 2. Pendengaran : dalam hal ini juga memerlukan fokus suara. • Menentukan perilaku yang akan muncul (misalnya menutup teliga, membesarkan volume, dll) • Menumbuhkan inisiatif komunikasi dengan menceritakan bahkan memberi alasan • Melibatkan kemampuan berpikir Orang yang melakukan pengamatan disebut pengamat. ...
Pemahaman adalah proses, cara, atau perbuatan mengerti benar, pandai, dan menguasai suatu hal secara mendalam, bukan sekadar mengingat. Ini mencakup kemampuan menangkap inti, menjelaskan kembali dengan bahasa sendiri, menerjemahkan, menafsirkan, serta menerapkannya dalam situasi. Dalam pemahaman dibutuhkan aspek kesadaran khususnya dalam berpikir. Ciri-Ciri dan Aspek Pemahaman: • Lebih Tinggi dari Hafalan: Pemahaman menuntut kemampuan kognitif yang lebih tinggi daripada sekadar mengingat fakta. • Mampu Menjelaskan: Seseorang yang paham dapat memberikan rincian dan penjelasan menggunakan kata-katanya sendiri. • Interpretasi: Kemampuan untuk mengenali ide utama dan menafsirkan informasi. • Ekstrapolasi: Mampu melihat melampaui data, seperti memprediksi konsekuensi atau akibat. • Koneksi: Mampu mengaitkan satu konsep dengan prinsip atau konsep lainnya. Melatih pemahaman pada individu autisme efektif dilakukan melalui pendekatan terstruktur, visual, dan konsisten Gunakan a...
Disadur dari dunia di Balik Kaca - Donna William (dari Kacamata sebagai seorang penyandang ASD-Autism Syndrome Disorder) 1. Mencocokkan atau memasangkan benda Membuat keterkaitan di antara benda-benda Menunjukkan bahwa hubungan antara dua benda tersebut atau lebih bisa terjadi Melihat benda dan melakukan berulang-ulang memberiku harapan bahwa jika konsep tersebut terjadi, maka suatu hari ada kemungkinan aku bisa merasakan dan menerima hubungan-hubungan tersebut di dalam dunia Aku selalu berada di dalam dunia yang terdiri dari banyak benda 2. Mengurutkan benda dari simbol Membuktikan bahwa konsep tentang kepemilikan memang ada Memberi aku harapan bahwa suatu hari nanti, aku juga dapat memiliki sebuah tempat yang khusus dan pasti; di tempat tersebut, aku juga akan selaras dan menjadi bagian dari dunia mengurutkan benda dan simbol busa juga menciptakan keteraturan membuat symbol yang mewakili dunia lebih mudah dipahami 3. Pola Kesinambungan bahwa segala sesuatu tidak akan berub...
Komentar
Posting Komentar